Konsumsilah lebih banyak serat demikian pesan dari hasil studi ilmiah berskala besar yang menemukan kaitan antara pola makan tinggi serat dengan turunnya risiko kematian akibat berbagai penyakit.
Pria dan wanita yang mengonsumsi serat lebih banyak diketahui memiliki risiko 22 persen lebih rendah untuk meninggal karena berbagai penyakit dibandingkan dengan mereka yang jarang mengasup serat.
Penyakit yang bisa dihindari bukan cuma penyakit jantung, tapi juga penyakit infeksi dan gangguan pernapasan seperti radang paru. Di lain pihak, studi yang dilakukan pemerintah Amerika menemukan risiko kematian akibat kanker pada pria bisa dikurangi jika mereka mengonsumsi banyak serat.
Manfaat serat ini paling kuat pengaruhnya pada penyakit diabetes dan jantung, terutama untuk menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, inflamasi dan kadar gula darah. Manfaat serat lainnya adalah mengikat racun dan mengeluarkannya dari tubuh dengan cepat. Mengonsumsi makanan kaya serat juga lebih cepat menyusutkan berat badan karena serat akan membuat perut terasa lebih kenyang.
Serat bisa didapatkan dari buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan padi-padian. Dalam studi teranyar ini ditemukan khasiat serat paling besar berasal dari bulir padi atau serelia. "Serelia utuh bukan cuma mengandung serat tapi juga vitamin dan mineral," kata Lawrence de Koning dari Harvard School of Public Health.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar